Sunday, 18 December 2016

Kenangan Dan Air Mata


Kesendirian terkadang mengingatkan kita kepada sesuatu yang mungkin telah kita lupakan bahkan telah kita buang jauh, tapi lewat kesendirian semua itu datang kembali dengan mudahnya bagaikan ombak pantai yang menyapu lautan pasir yang telah kering.
Membuka kembali lembaran yang telah lama kita tutup dan tidak pernah kita baca.
Membuka kembali kisah-kisah luka yang pernah kita alami di waktu itu.
Terkadang kita sampai tidak kuasa mengingat semua kenangan itu,  sampai tetesan air mata kita keluar dan terjatuh pun kita tetap tidak terasa.  Karena semua kenangan itu seperti air mata yang keluar dari mata kita,  tidak terasa saat keluar tapi selalu meninggalkan bekas di jalan yang di lewatinya.  Sama seperti kenangan kita,  walaupun kita sudah sangat bersusah payah untuk tidak mengingatnya lagi, tapi apa boleh dikata debu-debu kristal terbang bersama kita seakan mengajak kita kembali lagi mengingat semua itu, yang mungkin kita sendiri tidak mau mengingatnya.  Memang seperti itu hukum melupakan. Butuh waktu lama untuk melupakan tapi cuma butuh beberapa detik untuk mengingatnya lagi !!!!

Subscribe

Flickr